Oleh: M Arif Romadoni | 06/07/2017

Di Sudut Asrama Sebuah Pesantren

Pesantren sedang geger, terjadi kegaduhan dan kacau balau. Beberapa santri mondar mandir keluar masuk kamar santri lainnya di Asrama Walad. Di beberapa kamar di asrama walad (laki-laki) seorang santri berbincang dengan temannya.

Sandi: Besok pagi ada pemeriksaan rambut oleh ustadz kesiswaan, gimana nih?

Bejo: yoi.terus bang?

Sandi: bagaimana bang kalau kita data santri-santri yang pengen cukur.

Bejo: betul bang, mari kita datang ke setiap kamar untuk mencari yang mau cukur.

Sandi: assalamualaikum, dek ada disini yang mau cukur? kalian tau khan besok ada pemeriksaan rambut. kalian mau di suruh nanti berdiri hormat bendera satu harian?

Andi: ada bang, aku mau cukur, bang. Abang bisa cukur?

Sandi: oh.. abang gak bisa mencukur, tapi abang mau mendata berapa orang yang mau cukur, baru abang ajak tukang cukur langganan abang datang ke pesantren.

Frans: oke bang, aku mau.

Sandi: Jo, catat.

Bejo: beres, bang.

Dedi: aku juga ya bang

Sanjay: aku bang

Doli: tolong aku ya bang, karena wali kelasku dah ngasi peringatan sama aku. Aku satu ya bang?

Sandi : oke, abang usahakan ya dek, yang penting siapkan aja duitnya

Para Santri: oke bang.

Sandi: akhirnya terkumpul 36 orang ya, Jo.

Bejo: yoi bang kita bisa banyak duit nih.

Sandi menelepon tukang cukur langganannya yang ada diluar pesantren dan tercapai kesepakatan untuk datang malam ini jam 20.00 wib.

Tepat pukul 20.00 wib semua santri telah berkumpul di depan kamar Sandi. Kemudian satu persatu santri dipanggil masuk kekamar layaknya pasien rumah sakit yang ingin berobat.

Sandi : Andi, masuk!

Andi: ya, bang.

Sandi : Frans!

Frans: ya bang.

Sandi: ricky!

Jam dinding menunjukkan pukul 22.00 wib si tukang cukur terlihat lelah kemudian ia menelepon temannya yang juga sama tukang cukur untuk datang membantu mencukur/memangkas santri.

Sandi: Legiman!

Legiman: ya bang. (dengan terkejut karena ia baru saja duduk tertidur di serambi kamar)

Ketika legiman sedang dicukur semua orang yang melihatnya tertawa cekikikan karena ia terlihat mengantuk dan berkali-kali si tukang cukur/pangkas menegurnya.

Sampailah urutan santri ke 36, jam menunjukkan pukul 01.30 wib sementara cuaca di luar sudah mulai turun hujan begitu derasnya dan kilat yang menggelegar.

Akhirnya tukang pangkas pulang dengan mendapat penghasilan empat ratus ribuan dan sandi cs memperoleh enam puluh delapan ribu rupiah karena jasa menyediakan tukang cukur dadakan dan santri terselamatkan dari hukuman esok harinya.

sumber: http://www.kompasiana.com/marifromadoni/di-sudut-asrama-sebuah-pesantren_551b6ba4813311c9489de74b

Oleh: M Arif Romadoni | 03/02/2016

Triple F (Fashion, Food, Film)

Ketiga hal ini menarik perhatian saya saat ini. Keseluruhan item tersebut tidak pernah lekang sesaat pun dari kehidupan kita sehari-hari.Fashion atau pakaian merupakan kebutuhan primer semua ummat manusia di bumi ini. Pakaian sangat bermanfaat untuk melindungi kulit tubuh dari pengaruh cuaca, pengaruh benda, maupun sengat hewan tertentu.Benda ini selalu menemani segala aktivitas kita sehari-hari, tanpa ia sesuatu yang buruk dapat menimpa kita-apakah itu rasa sakit, rasa kedinginan dan sebagainya.
Pakaian atau fashion memiliki corak warna, model, yang kesemuanya untuk kecantikan, keindahan, kenyamanan bagi si pemakai pakaian itu sendiri. Namun secara norma-penulis tidak menyinggung seni dan kreatifitas- pakaian bisa saja menjadi sesuatu yang tidak nyaman dipakai oleh orang tertentu, sebagai contoh para siswa dan siswi. Ketika berada di lingkungan sekolah siswa begitu tampak anggun mengenakan seragam sekolah.namun ketika para siswa maupun siswi telah berada di lingkungan rumah dan lingkungan tempat tinggalnya mulai memakai pakaian yang menurut budaya timur atau (kebiasaan yang baik) tidak sesuai dengan yang diharapkan. Penulis beranggapan sebagian besar pelecehan terhadap anak remaja/para siswi diakibatkan oleh pakaian yang mereka pakai meskipun penelitian terhadap masalah ini belum penulis laksanakan.
Selanjutnya Food atau makanan merupakan sesuatu kebutuhan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Makanan berguna bagi kelangsungan metabolisme tubuh manusia. Namun, menilik berbagai makanan-makanan yang ada beredar di masyarakat belum seluruhnya sesuai dengan kadar kelayakan bagi sebagian orang. Sebagai contoh baru-baru ini beredarnya makanan bakso yang dioplos dengan daging babi.
Kemudian Film atau sesuatu yang sejenis dengan film seperti sinetron merupakan tontonan yang ada dirumah saya setiap malam karena film maupun sinetron merupakan hal yang kami sekeluarga sangat menggemarinya. Namun terkadang film yang ada sangat banyak sekali yang tidak lagi memberikan tuntunan atau pencerahan bagi penontonnya. Bagaimana pendapat anda?

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/marifromadoni/triple-f-fashion-food-film_551b13e5a33311ed21b65c3d

Older Posts »

Kategori